Indosat Gandeng Bobotoh Persib
PT Indosat West Java Regional Office (WRJO). Bekerja sama dengan PT Tazakka, Jumat (30/5) malam, PT Indosat WRJO meluncurkan program kartu seluler IM3 Bobotoh Bangeetss. Bobotoh dalam bahasa Sunda berarti pendukung. Meski bisa berarti universal, kata bobotoh sudah melekat dengan tim Persib. Sesuai namanya, kartu perdana IM3 ini memiliki beberapa fitur khusus yang diperuntukkan bagi bobotoh Persib, seperti i-ring dari album digital Jayalah Persibku, wallpaper bertema bobotoh, serta telepon irit sesama bobotoh.
Bobotoh juga bisa mengakses berita harian Persib, jadwal pertandingan, dan profil pemain. Untuk layanan fitur lainnya, PT Indosat juga menggandeng tiga bintang Persib, yakni Nova Ariyanto, Tema Mursadat, dan Maman Abdurahman. Dalam hitungan ekonomi, jumlah bobotoh memang termasuk pasar yang cukup menjanjikan. Dalam setiap pertandingan Persib saja, Stadion Siliwangi yang berkapasitas 30.000 penonton selalu penuh. Ini belum termasuk bobotoh yang tersebar di wi layah-wilayah lain dan hanya bisa menikmati pertandingan Persib melalui televisi.
Head of PT Indosat WRJO Bambang Wirawanto mengatakan, jumlah komunitas bobotoh di Jawa Barat tergolong besar. Hal ini menunjukkan perhatian masyarakat pada klub kesayangan mereka yaitu persib sangat tinggi. Program IM3 Bobotoh Bangeetss merupakan salah satu bentuk komitmen PT Indosat untuk terus memberikan kepuasan bagi pelanggan serta mengeluarkan layanan yang inovatif, kata Bambang.
Ia mengakui, program ini tak terkait langsung dengan Persib dalam arti PT Indosat tak menjadi sponsor klub kebanggaan warga Bandung bahkan Jawa Barat itu. Presiden Direktur PT Tazakka Ari Noorzaman mengatakan, pihaknya sangat berhati-hati terkait nama Persib. Sebenarnya kami ingin sekali menggunakan nama program Persib Bangeetts. Namun, kami tak ingin ada masalah di kemudian hari. Apalagi di saat Persib menuju era profesionalisme seperti sekarang ini, kata Ari. (LSD)
sumber (http://bola.kompas.com/read/xml/2008/05/31/04424694/indosat.gandeng.bobotoh.persib)
Bagi-bagi BBM
Berbagai cara demo dilakukan oleh berbagai kalangan menyikapi kenaikan harga BBM yang telah ditetapkan beberapa hari yang lalu oleh Pemerintah. Tak seperti biasanya demo mahasiswa pada umumnya yaitu turun kejalan dengan menyorakan orasi-orasi puluhan mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makasar melakukan demo dengan cara membagi-bagikan BBM (bensin) kepada masyarakat secara gratis.
Meski jumlah BBM yang dibagikan tak seberapa yaitu setengah liter per kendaraan baik motor maupun mobil angkutan kota namun aksi ini mendapatkan simpatik dari masyarakat. “Daripada demo di jalan yang buntutnya memacetkan arus lalu lintas bahkan bisa berujung bentrok dengan aparat, lebih baik dengan cara seperti ini membagikan bensin gratis meski pun hanya setengah liter,” ujar Azis, karyawan swasta di Makassar. (dikutip dari http://www.antara.co.id/arc/2008/5/30/mahasiswa-bagi-bagi-bensin-kepada-pengguna-jalan/)
Persib Siapkan Program Khusus
Striker Brasil yang bermain bersama klub Eastern, Hong Kong, Paulo Ribeiro Ferreira Jeronimo, ternyata bukan satu-satunya pemain asing yang akan dilihat kemampuannya oleh pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono, Senin (26/5) mendatang. Mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu pun ternyata akan melakukan seleksi terhadap beberapa pemain asing yang akan datang.
“Selain para pemain yang selama berada di tim nasional mulai konsentrasi berlatih bersama tim, saya juga menyeleksi beberapa pemain asing yang akan datang,” kata Jaya usai sesi latihan sore di Lapangan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jln. Dr. Setiabudhi Bandung, Kamis (22/5).
Selain Paulo Ribeiro, Jaya mengaku tidak hapal betul nama-nama pemain asing yang akan datang dan berlatih mulai Senin (26/5) itu. “Namanya saya lupa. Tapi, jumlah pemain asing yang akan saya seleksi ada tiga sampai empat orang,” katanya.
Untuk proses seleksi itu, Jaya mengaku sudah menyiapkan program khusus, termasuk sebuah pertandingan uji coba dengan klub lokal. “Setelah bergabung, dalam dua hari, para pemain asing yang datang itu bakal mengikuti latihan bersama para pemain Persib lainnya. Selanjutnya, mereka (pemain asing seleksi, red) akan saya mainkan dalam sebuah pertandingan uji coba dengan klub lokal. Saya belum tahu tim yang akan kita hadapi sebelum lawan Sriwijaya FC itu,” mantan anggota tim nasional Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 1990 dan SEA Games 1989 ini.
Lawan Sriwijaya FC
Dikatakan Jaya, setelah melihat penampilan para pemain asing dalam pertandingan uji coba itu, ia akan memilih satu atau dua pemain yang akan diturunkan lawan Sriwijaya FC, 3 Juni mendatang. Ia berharap keputusan final soal pemain asing keempat Persib sudah ada setelah pertandingan ini.
“Saya tidak mungkin menurunkan semua pemain asing yang datang pada saat menghadapi Sriwijaya FC. Karena itu, saya seleksi dulu dalam pertandingan uji coba dengan klub lokal itu,” katanya.
Selain konsentrasi dalam pencarian pemain asing keempat, mulai awal pekan depan, Jaya pun akan memulai program latihan untuk membangun kebersamaan tim setelah 5 pemain tim nasional Persib mulai bergabung. Kecuali Nova Arianto yang meminta izin, kemungkinan besar mereka sudah bergabung pada sesi latihan Jumat (23/5) ini.
“Kalau soal fisik, saya yakin kelima pemain kita yang di tim nasional pasti ditempa. Yang akan menjadi konsentrasi saya adalah kebersamaan dan kerja sama tim,” ujar Jaya.
Di luar 5 pemain nasional yang belum bisa berlatih, pada sesi latihan kemarin, Atep yang baru pulang dari kunjungannya ke Italia dan Hilton Mauro Moriera yang sempat istirahat karena ada penggumpalan darah di bagian pahanya sudah muncul di lapangan
Sumber : http://www.persib-bandung.or.id/news?cod=21
Telaga Remis
Telaga remis merupakan salah satu objek wisata yang ada di kabupaten Kuningan. Berupa telaga yang berada di areal pegunungan. Nama Telaga Remis sendiri diambil dari sejenis kerang berwarna kuning yang dulu banyak hidup di sekitar telaga tersebut. Di sekitar telaga remis terdapat 8 telaga yaitu : Telaga Leat, Telaga Nilem, Telaga Deleg, Situ Ayu Salintang, Telaga Leutik, Telaga Buruy, Telaga Tespong, dan Sumur Jalatunda. Selain tempatnya yang sejuk, karena berada di dataran tinggi dan dipenuhi dengan tumbuh-tumbuhan yang rindang, perahu motor dan sepeda air merupakan daya tarik bagi tempat ini. Tak jauh berbeda dengan objek-objek wisata lainnya, tentunya kuliner yang ada disekitar objek juga bisa menjadi salah satu tujuan melakukan wisata. Di telaga remis para pelancong dapat memesan ikan dengan menu di bakar dan/atau digoreng, uniknya kita dapat mengambil ikannya dari telaga sesuai selera kita. Sedangkan letak geografis dari telaga remis yaitu berada di desa Kaduela kecamatan Pasawahan, jarak ±37 km ke arah utara dari kota Kuningan dan ±13 km ke arah selatan dari kota Cirebon. Sumber : www.kuningankab.go.id
Kekuatan Penuh Melawan Sriwijaya
Persib dipastikan bisa menurunkan kekuatan penuh saat beruji coba melawan Sriwijaya FC di Stadion Siliwangi 3 Juni mendatang. Selain itu, saat launching pada 24 Mei juga, lima pemain yang terpanggil timnas bisa hadir. Asisten manajer timnas, H. Chandra Solehan mengatakan, Badan Tim Nasional (BTN) telah memberikan izin kepada lima pemain Persib untuk ikut launching dan uji coba melawan Sriwijaya. BTN telah berkoordinasi dengan timnas dan pelatih Benny Dollo untuk memberikan rekomendasi Eka Ramdani dkk. bisa mengikuti kegiatan Persib. “Surat dari Persib diterima BTN Sabtu kemarin, dan langsung disampaikan kepada timnas,” ujar Chandra ketika dihubungi Minggu (18/5). Lima pemain Persib yang kini bergabung di timnas dalam persiapan menghadapi Bayern Munich di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Rabu (21/5), adalah Eka Ramdani, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Suwita Pata, dan Hariono. Chandra mengatakan, rencana uji coba melawan Qatar pada 27 Mei batal. Pihak Qatar yang membatalkan acara tersebut. Melihat kondisi ini dan banyak klub yang meminta pemainnya untuk bisa bergabung dulu untuk mengasah kerja sama tim, timnas akan mengembalikan semua pemain ke klubnya masing-masing. Setelah uji coba melawan Bayern Munich, pemain bisa berlatih dengan klubnya selama 12 hari. Pada 3 Juni, pelatih Benny Dollo akan memanggil pemain lagi dalam persiapan menghadapi Malaysia dan Vietnam pada 6 dan 11 Juni, yang akan dilaksanakan di Jawa Timur. “Tapi, khusus untuk pemain Persib, bisa bergabung pada 4 Juni di Surabaya. Berangkat ke sana, bisa naik pesawat pagi dari Bandung ke Surabaya keesokan harinya setelah melawan Sriwijaya,” ujar Chandra. Ia menjelaskan, dalam menghadapi Malaysia dan Vietnam, pelatih tidak akan memanggil semua pemain yang ada di timnas sekarang. “Timnas akan memanggil 22 atau 24 pemain,” kata mantan manajer Persib ini. Setelah menyelesaikan dua rangkaian uji coba internasional di Jawa Timur, semua pemain timnas langsung dikembalikan ke klubnya. Mereka bisa konsentrasi bersama klub dalam menghadapi Liga Super Indonesia (LSI) 2008 yang mulai bergulir pada 12 Juli. Namun, jika Turnamen Piala Kemerdekaan Indonesia bisa terlaksana sesuai dengan rencana pada akhir Agustus, akan ada pemusatan latihan lagi. Pemain yang dipanggil akan dipantau dari kompetisi, sehingga belum tentu pemain yang sekarang ikut TC timnas secara otomatis bakal terpilih terus. “Pelatih akan terus memantau pemain di kompetisi dalam persiapan menghadapi Piala AFF. Pemain yang ada sekarang di timnas juga bisa tidak dipanggil lagi,” ujar Chandra, yang juga sebagai manajer keuangan BTN. (A-65)***
Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=beritadetail&id=23106
Sperma Pria Tampan Lebih Joss
PRIA tampan dikatakan mempunyai sperma paling bagus kualitasnya. Demikian sebuah penelitian mengungkapkan hal ini. Para peneliti menunjukkan bahwa pria-pria yang sangat sehat secara fisik, memiliki sperma yang bergerak cepat, paling menarik minat bagi para wanita.
Sejak lama, karakteristik wajah seseorang menjadi indikator bagi kesehatan orang tersebut. Namun, kali ini secara langsung kualitas reproduksi seseorang dikaitkan dengan karakteristik wajahnya, jelas para ilmuwan.
Maria Sancho-Navarro, seorang anggota tim di Universitas Valencia, Spanyol mengatakan bahwa wajah simetris kebanyakan sangat menarik bagi para wanita. Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa mereka yang memiliki fitur wajah lebih simetris jarang sekali menderita sakit.
Para peneliti ini menyelidiki sekitar 66 pria dari Valencia. Mereka menunjukkan foto-foto para pria ini dari sisi depan maupun samping kepada 66 wanita yang bakal menilai mereka, mana yang lebih menarik bagi para wanita ini. Sementara, kualitas semen ini diukur seturut pedoman yang dibuat badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization).
Motilitas dan Morfologi
Di bagian kedua penelitian, 12 pria dari kelompok pria yang memiliki semen baik, normal, dan jelek diseleksi dan foto-foto mereka diperlihatkan pada dua kelompok wanita.
Persepsi para wanita atas pria yang tampan berkorespondensi pada kualitas sperma yang baik (baik dari segi motilitas -kemampuan bergerak secara spontan, maupun morfologinya-bentuk) di kedua kelompok. Meski begitu, tidak ada kaitan antara ketertarikan para wanita dengan konsentrasi sperma.
Meski faktor-faktor lain seperti status sosial dan ekonomi mempengaruhi pilihan akhir atas pasangan, kata para ilmuwan, para wanita ini memperhitungkan soal kesehatan dan kemampuan pria berperan sebagai bapak atas anak-anak mereka.
“Penelitian kami menunjukkan bahwa para wanita dapat mengenali fungsi reproduksi pria apakah fit atau tidak berdasar penampilan wajah saja,” kata para peneliti ini menyimpulkan.
Sebuah penelitian terpisah yang dilakukan oleh para peneliti di Inggris mengungkapkan bahwa para wanita yang memiliki suara yang paling memikat biasanya memiliki wajah yang memikat pula.
Sarah Collins dan Caroline Missing, dari University of Nottingham, merekam suara 30 wanita muda untuk diperdengarkan ke para pria yang kemudian melihat foto-foto mereka. Pilihan para pria ini membuktikan bahwa wajah menarik terkait dengan suara yang menarik pula. (Evolution and Human Behavior (vol 24, p 199))
Sumber : http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/19/2047117/sperma.pria.tampan.lebih.joss.
Menengok Silat di Singapura
Orang Melayu atau Islam belajar silat. Warga Cina belajar wushu.
Pencak silat bukanlah cabang olahraga populer di Singapura. Sebab, warga Negeri Kota yang mayoritas adalah etnis keturunan Cina menganggap olahraga itu tidak cocok bagi mereka.
Masih ada persepsi di sebagian masyarakat bahwa pencak silat adalah seni bela diri mistis, yang kental dengan nuansa Islam dan hanya untuk orang-orang Melayu, kata Sheik Alau’ddin Yacoob Marican, Direktur Eksekutif Persekutuan Silat Singapura (Persisi), ketika ditemui Tempo di sekretariat Persisi di Bedok North Street, Singapura, beberapa waktu lalu.
Meski tak terlalu diminati, sejak 2004 pemerintah Singapura memasukkan silat sebagai core identified sport atau cabang olahraga utama, yang disejajarkan dengan atletik, bulu tangkis, boling, sepak bola, layar, renang, polo air, dan tenis meja.
Artinya, silat kini telah menjadi satu dari tujuh cabang olahraga yang diprioritaskan di Singapura dalam pembinaan dan pendanaan. Usaha tersebut nyatanya membuahkan hasil.
Tengok saja dalam kejuaraan dunia pencak silat di Malaysia pada November lalu. Kontingen Singapura berhasil memboyong tiga medali emas, bandingkan dengan Indonesia yang hanya memperoleh dua emas.
Di arena SEA Games, Singapura memang hanya kebagian satu emas. Tapi Sheik Alau’ddin punya alasan. Menurut dia, tidak semua pesilat andalan bisa diturunkan. Dari 13 pesilat yang tampil semuanya adalah wajah baru.
Adanya stigma bahwa silat hanya bagi orang Melayu membuat warga Singapura etnis non-Melayu tak tertarik mempelajarinya. Tercatat dari sekitar 15 ribu warga yang belajar pencak silat, hanya sekitar 200 orang yang berasal dari etnis non-Melayu, seperti India, Arab, dan Cina.
Ini yang terjadi di Singapura. Orang Melayu atau Islam belajar silat. Warga Cina belajar wushu dan seterusnya, kata Sheik Alau’ddin. Bagaimana bisa berkembang kalau yang tertarik belajar hanya etnis Melayu yang jumlahnya tidak banyak.
Inilah wajah Singapura. Sebuah negara multietnis dengan keturunan Cina menjadi mayoritas, 75.2 persen dari populasi, Melayu 13,6 persen, India 8,8 persen, sedangkan sisanya 2,4 persen berasal dari Eropa dan etnis lain.
Negara itu beberapa kali mengalami konflik etnis, ras, dan agama. Setidaknya ada dua konflik etnis besar yang memakan korban jiwa, yakni kerusuhan etnis Maria Hertogh pada 1948 antara penduduk Melayu/Islam dengan warga Eropa/Kristen. Kerusuhan kedua terbesar adalah konflik Cina-Melayu, yang terjadi pada 1964.
Puluhan tahun berlalu, segregasi etnis nyatanya masih tetap ada. Bahasa resmi mereka adalah Melayu dan Inggris. Lihat saja lagu kebangsaan Majulah Singapura, yang tetap dinyanyikan dalam bahasa Melayu.
Tapi sehari-hari warga menggunakan bahasa asal etnis mereka masing-masing, termasuk Mandarin dan Tamil. Untung saja ada bahasa Inggris yang diadaptasi secara lokal, yang disebut Singapore English (Singlish), yang paling luas digunakan.
Masih adanya segregasi etnis dan persepsi bahwa silat berorientasi mistik hanya untuk muslim dan etnis Melayu, menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi Persisi dalam memasyarakatkan pencak silat.
Dibentuk pada 1976, Persisi menjalin kerja sama erat dengan Persekutuan Silat Antarbangsa (Persilat) membentuk silat sebagai murni olahraga beladiri yang kompetitif.
Kami telah mengoreksi semua aspek yang berkaitan dengan agama dan sistem kepercayaan tertentu sehingga membentuk silat modern yang siap menjadi olahraga global, yang bisa dipelajari semua orang, tutur Sheik Alau’ddin.
Aslinya, semua beladiri melibatkan pemahaman dari sistem kepercayaan tertentu. Beladiri Jepang dan Cina, misalnya, terkait erat dengan kepercayaan Zen, Tao, dan agama Buddha. Karena asalnya dari Indonesia, yang mayoritas adalah muslim, maka sistem kepercayaan itu juga terpantul dalam pencak silat.
Tapi sebenarnya pencak silat adalah sistem beladiri yang universal dan tidak hanya dikhususkan pada mereka yang beragama Islam. Di Amerika Serikat dan Eropa, praktisi silat berdoa sesuai dengan agama mereka masing-masing.
Salah satu strategi, Persisi telah mencetak material brosur dan poster tidak dalam bahasa Melayu, tapi dalam bahasa Inggris sejak 10 tahun lalu. Dari 103 community center di Singapura, hampir 95 persen membuka pelatihan silat.
Tidak cuma itu, saat ini 70 persen sekolah di Singapura juga mengajarkan pencak silat sebagai ektrakurikuler tetap lewat program Silat Goes to School. Silat juga dimasukkan sebagai kurikulum sekolah olahraga Singapura.
Sebagai sarana pembinaan dan pencarian bibit unggul dari seluruh aktivitas itu, setiap tahunnya Persisi rutin menggelar kompetisi silat berbagai usia dan kalangan. Ada program pembinaan dan kompetisi Singa Silat dan Singa Cub untuk bocah 3-11 tahun.
Sejak dini mereka telah dilatih Singapore Silat Centre of Excellence untuk kategori seni dan tanding. Mereka bahkan dikirim untuk beruji coba ke Malaysia dan Indonesia dua kali setahun untuk memberikan pengalaman.
Selain itu, masih ada kejuaraan nasional untuk berbagai kategori usia mulai dari prajunior (12-14 tahun), junior (14-17 tahun), dan senior (17 tahun ke atas). Untuk tingkat nasional ada kejuaraan Singapura Terbuka yang diikuti oleh negara lain.
Untuk level perguruan tinggi ada kejuaraan Inter-varsity yang diikuti berbagai perguruan tinggi, seperti National University of Singapore, Nanyang Technological University, Singapore Polytechnic, dan Republic Polytechnic.
Dengan seluruh aktivitas tersebut, diharapkan akan lebih banyak warga Singapura non-Melayu yang belajar pencak silat. Seorang pesilat wanita keturunan Cina yang ditemui Tempo mengaku stigma terhadap silat tetap ada di kalangan warga non-Melayu.
Stigma tersebut membuat pesilat non-Melayu tidak mendapatkan dukungan yang besar dari keluarga, seperti halnya bila mereka memilih menekuni olahraga renang atau wushu.
Salah satu cara untuk memikat anak-anak muda adalah pemberian beasiswa pendidikan bagi yang berhasil merebut medali dalam kejuaraan internasional. Hal ini juga yang membuat Persisi meluncurkan program Silat Goes Global.
Hal ini dilakukan agar silat mendapat dukungan luas untuk bisa dipertandingkan di Asian Games atau Olimpiade. Dengan demikian anak-anak muda lebih termotivasi karena memiliki kesempatan mengharumkan nama bangsa di ajang multi-event besar.
Oleh : AMAL IHSAN (SINGAPURA)
Sumber : http://silatindonesia.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=1&artid=263
SMS Santet
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak resah dengan isu santet lewat SMS maupun penelepon gelap atau tidak dikenal. Teror santet lewat SMS hanya kabar bohong dengan tujuan meresahkan masyarakat, sehingga tidak perlu digubris. Baca selebihnya »
Tradisi Merpati Putih
PPS Betako Merpati Putih Telah melakukan Tradisi 2008 pada tanggal 2-3 Februari 2008.Seperti biasa acara rutin tahunan ini di selenggarakan di Pamtai Paramhkusumo Yogyakarta.
Tahun ini Tema yang diambil adalah “Menuju Tahun Emas Merpati Putih tahun 2013″ Acara tersebut di hadiri oleh sekitar 550 orang peserta dari 33 Cabang. Uniknya selain dihadiri oleh beberapa orang peserta dari Luar Negeri seperti Negara Belanda acara ini juga dimeriahkan dengan Pemutaran Layar Film dari kegiatan-kegiatan yang ada di setiap daerah.
Selain itu perwakilan Cabang juga di minta membawa air dan tanah liat dari daerah masing-masing untuk membuat Gentong dan peralatan Minum Air Tujuh Sumber untuk membuat gentong yang baru menggantikan gentong lama yang sudah berusia lebih dari 21 tahun.
Harga BBM Dipastikan Naik
JAKARTA, (PR).-
Pemerintah memastikan akan menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara terbatas. Hal itu merupakan satu dari tiga langkah kebijakan yang akan ditempuh pemerintah menghadapi kenaikan harga minyak mentah dunia. Tujuannya adalah mengamankan APBN 2008-2009. Baca selebihnya »





